Pages

Senin, 09 Desember 2013

Bahaya Makan Dan Minum Sambil Berdiri


LARANGAN makan dan minum sambil berdiri rasanya sudah bagi banyak dari kita. Namun entah atas dasar agama atau tradisi, gaya makan seperti itu dianggap tidak baik. Adakah alasan kesehatannya?



Ahli kesehatan dr. Andri Setiawan yang dimintai komentarnya mengatakan, selain alasan sopan santun, sebenarnya secara medis makan dan minum sambil duduk lebih menyehatkan ketimbang sambil berdiri. Sebab dalam tubuh manusia terdapat jaringan penyaring (filter) atau yang lazim disebut sfringer, yaitu suatu struktur maskuler (berotot) yang bisa membuka dan menutup.

"Air yang kita minum akan disalurkan pada pos-pos penyaringan di ginjal. Filter penyaring ini terbuka di saat kita duduk dan tertutup di saat berdiri," jelasnya kepada Plasadana.com, yang mewawancarainya untuk Yahoo Indonesia.

Ketika filter dalam posisi tertutup, air yang dikonsumsi sambil berdiri langsung masuk hingga ke kantong kemih tanpa proses penyaringan. Akibatnya, Andri menegaskan, terjadi pengendapan di saluran ureter. 

"Bila hal itu terus terjadi, bisa menyebabkan gangguan pada ginjal," ujarnya.

Selain itu, dokter yang praktik di Rumah Sakit Islam Jakarta (RSIJ) ini juga mengungkapkan, saat berdiri, manusia sebenarnya dalam keadaan tegang. Keseimbangan pusat saraf sedang bekerja keras agar mampu mempertahankan semua otot pada tubuhnya.

Sebaliknya, dalam posisi duduk, saraf dalam keadaan tenang dan tidak tegang. "Sehingga sistem pencernaan dalam keadaan siap untuk menerima makanan dan minum," ujarnya.

Dampak buruk lain dari makan dan minum sambil berdiri, dia memaparkan, adalah refleksi saraf. Hal itu diakibatkan oleh reaksi saraf kelana (saraf otak kesepuluh) yang banyak tersebar pada lapisan endotel yang mengelilingi usus.

“Apabila sering terjadi refleksi secara keras dan tiba-tiba, bisa menyebabkan disfungsi saraf (vagal inhibition) yang parah, sehingga menyebabkan pingsan atau mati mendadak,” terangnya.

Alumni Universitas Yarsi ini menyatakan, kendati dampaknya tidak terjadi secara instan, makan dan minum sebaiknya dilakukan sambil duduk. Pasti lebih menyehatkan.

Apalagi, 95 persen penyebab luka pada lambung terjadi di tempat-tempat yang biasa berbenturan dengan makanan atau minuman yang masuk. "Kan tidak susah juga makan dan minum sambil duduk," tandasnya.

Sourch : id.yahoo.com

Minggu, 08 Desember 2013

Laporan Praktikum Kimia "REAKSI EKSOTERM DAN ENDOTERM"

I.         JUDUL
Reaksi Eksoterm dan Endoterm

II.       TUJUAN
Untuk mengetahui terjadinya reaksi eksoterm dan endoterm

III.     DASAR TEORI
Reaksi eksoterm adalah suatu reaksi yang melepaskan kalor, sedangkan reaksi endoterm adalah reaksi yang menyerap kalor.
Contoh reaksi eksoterm adalah gamping atau kapur tohor, CaO(s) dimasukan ke dalam air.
CaO(s) + H2O(l) => Ca(OH)2(aq)
Reaksi di atas eksoterm, berarti sejumlah kalor yang berasal dari sistem lepas ke lingkungan. Kandungan kalor sistem menjadi berkurang.
Contoh reaksi endoterm adalah pelarutan amonium khlorida, NH4Cl.
NH4Cl(s) + H2O => NH4Cl(aq)
Sistem menyerap sejumlah kalor dari lingkungan sekitar, sehingga jika wadah reaksi kita raba, terasa dingin. Hal ini menunjukkan bahwa kalor setelah reaksi lebih besar dibanding sebelum reaksi.
Contoh yang lebih sederhana dari perubahan fisis. Mungkin contoh ini dapat memberikan penjelasan lebih baik tentang terjadinya perpindahan kalor dari lingkungan ke sistem atau sebaliknya. Air mendidih mengandung kalor lebih banyak dibandingkan dengan es. Bila jari disentuhkan ke dalam air mendidih, akan terasa panas. Rasa panas itu disebabkan oleh adanya perpindahan kalor dari air mendidih ke jari (eksoterm). Sebaliknya, jika jari menyentuh es, akan terasa dingin. Rasa dingin itu disebabkan oleh perpindahan kalor dari jari ke es (endoterm).
Apa yang sebenarnya terjadi dapat dinyatakan sebagai berikut: kalor berpindah dari benda yang bersuhu lebih rendah. Perpindahan kalor yang terjadi karena adanya perbedaan suhu. Bila dua benda yang berlainan suhu disentuhkan dan dibiarkan dalam keadaan demikian, lama-kelamaan kedua benda memiliki suhu yang sama. Keadaan itu dinamakan kesetimbangan termal. Jadi pada kesetimbangan termal tidak terjadi lagi perpindahan kalor dari benda satu ke benda lainnya.

Harga ∆H Reaksi Eksoterm dan Endoterm
Pada suatu reaksi yang tergolong eksoterm, terdapat sejumlah kalor yang berpindah dari sistem ke lingkungan. Hal ini menunjukkan bahwa Hp lebih kecil dari Hr. Oleh karena itu ∆H bertanda negatif (-). Sebaliknya pada reaksi endoterm, Hp lebih besar dari Hr, karena ada sejumlah kalor yang diserap oleh sistem dengan demikian, maka pada reaksi endoterm ∆H bertanda positif (+).

IV.      ALAT DAN BAHAN PERCOBAAN
A.   Alat Percobaan
No.
Nama Alat
Ukuran
Jumlah
1
Termometer
0-100 oC
1
2
Tabung Reaksi

2
3
Penjepit Dan Penyangga

1
4
Spatula

1
5
Pipet Tetes

2

B.    Bahan Percobaan
No.
Nama Bahan
Ukuran
Jumlah
1
Larutan HCL
1 M
2 mL
2
Pita Mg
2 cm
2 buah
3
Kristal Urea

1 spatula
4
Air

2 mL

V.        CARA KERJA
1.    Masukan 2 mL larutan HCL 1 M ke dalam tabung reaksi A dan tambahkan 2 buah pita Mg 2cm. Biarkan bereaksi.
2.    Catatlah suhu masing-masing sebelum dan setelah bereaksi!
3.    Masukan 1 spatula kristal urea ke dalam tabung reaksi B dan tambahkan 2 mL air. Aduk dan biarkan bereaksi.
4.    Catatlah suhu masing-masing sebelum dan setelah bereaksi.

VI.      HASIL PENGAMATAN
No.
Percobaan
Tawal
Tcampuran
T
Jenis Reaksi
1
HCL(aq) + Mg(s)
27oC
30oC
3oC
Eksoterm
2
CO(NH2)2(s) + H2O(l)
26oC
17oC
9oC
Endoterm

VII.    PEMBAHASAN
Pada percobaan 1, suhu awal HCL adalah 27oC. Kemudian ke dalam larutan HCL tersebut ditambahkan potongan pita Mg dan suhunya naik menjadi 30oC.
T = 30 – 27 = 3oC
Karena suhunya naik, artinya campuran tersebut mengalami reaksi eksoterm.
Pada percobaan 2, suhu awal H2O adalah 26oC. Kemudian ke dalam air tersebut di tambahkan kristal urea dan suhunya turun menjadi 17oC.
T = 26 – 17 = 9oC
Karena suhunya turun, artinya campuran tersebut mengalami reaksi endoterm.

VIII.  KESIMPULAN
No.
Eksoterm
Endoterm
1
Reaksi yang melepaskan kalor
Reaksi yang menerima kalor
2
Kalor dari sistem lepas ke lingkungan
Kalor dari lingkungan masuk ke sistem
3
Lingkungan panas
Lingkungan dingin
4
Hp < Hr      H = negatif (-)
Hp > Hr      H = positif (+)

IX.      DAFTAR PUSTAKA
·         Niko Fani. 2013. Data hasil praktikum eksoterm dan endoterm. Kebumen.
·         Niko Fani. 2013. Kimia kelas XI. Kebumen.
·         Michael Purba. 2006. Kimia untuk kelas XI Semester 1. Jakarta. Penerbit Erlangga


Rabu, 04 Desember 2013

Report Text "MOSQUITOES"


            It is possible to find mosquitoes in almost every part of the world except in the places where it is extremely cold or where it is very dry. During the summer, it is almost certain that you can find many mosquitoes near swamps, pounds, and lakes.
            Mosquitoes have an interesting life cycle. The female mosquito bites a person or animal in order to get some blood. She needs it before she can lay her eggs in the water. Second, she flies to an area of water and deposits her eggs in the water.In a few days the eggs open and the baby mosquitoes, called larva, come out. In a short time, they will mature and fly away.
            It is interesting to note that only the female will bite for blood. She has a special mouth which can go into an animal’s skin or a person’s skin. On the other hand, the male mosquito can only drink plant juice with his mouth.

Senin, 02 Desember 2013

Report Text "CROCODILES"


Crocodiles are  rather “ lizard- like “ . They have long tails and the limbs  are short and straddled sideways. Crocodiles belong to reptiles. The elongated crocodiles are probably the most distinctive features. The head is typically one- seventh the total body length of and the species have a narrow or broad snout.

          Crocodiles have a “ minimum exposure “ posture  in water, in which only the eyes, ears, and nostrils lie above the water’s surface. This “ minimum exposure “ posture has obviously been important to crocodiles thoughout their evolution.

Kamis, 28 November 2013

Khasiat Buah Mangga Untuk Kesehatan


Hello Sob!!!
Anda tentu tak asing dengan buah mangga. Di Indonesia, bahkan ada banyak jenis mangga yang bisa dinikmati dan dipilih sesuai selera. Selain mudah didapatkan, buah mangga ternyata juga menyimpan banyak khasiat untuk kesehatan.
Mengonsumsi buah mangga dipercaya bisa menghentikan pendarahan dan meredakan stres. Ingin tahu keajaiban lain yang disimpan oleh buah mangga? Ini dia daftarnya:
  1. Mencegah Kanker
Penelitian menunjukkan bahwa zat antioksidan dalam buah mangga ampuh untuk melindungi tubuh dari kanker prostat, kanker usus, kanker payudara, dan leukemia. Beberapa zat antioksidan tersebut antara lain quercetin, isoquercetin, astragalin, fisetin, gallic acid dan methylgallat.

  1. Menurunkan Kolesterol
Kandungan serat yang tinggi serta zat pectin dan vitamin C dalam buah mangga diketahui ampuh untuk menurunkan tingkat kolesterol, terutama kolesterol buruk yang bisa menyebabkan berbagai macam penyakit. Jika Anda memiliki kolesterol yang tinggi, jangan ragu untuk memakan buah mangga.

  1. Kesehatan Mata
Satu cangkir mangga yang sudah dipotong-potong bisa memberikan 25 persen asupan vitamin A dalam sehari. Mengonsumsi mangga bisa membantu untuk menjaga kesehatan mata dan mencegah terjadinya kebutaan serta mata kering.

  1. Mencegah Diabetes
Buah mangga mengandung index glycemix yang relatif rendah sehingga aman untuk dikonsumsi oleh penderita diabetes dan tak akan mengakibatkan lonjakan insulin. Selain itu, daun mangga juga dipercaya bisa membantu menjaga tingkat insulin dalam tubuh agar tetap stabil.
Caranya adalah dengan merendam daun mangga dengan air, lalu merebusnya. Setelahnya, biarkan hingga keesokan harinya dan meminum air rendamannya di pagi hari.

  1. Membantu Pencernaan
Buah yang bisa membantu menjaga kesehatan pencernaan tak cuma pepaya, tetapi juga mangga yang mengandung enzim untuk mengolah protein. Serat yang terdapat dalam buah mangga juga bisa membantu melancarkan proses pencernaan.

  1. Meredakan Panas Tubuh
Di cuaca yang sangat panas, tak jarang orang mengalami heat stroke, yaitu rasa panas akibat matahari. Minum jus mangga dan mengonsumsi mangga bisa membantu mencegah hal ini menjadi lebih berbahaya. Karena biasanya, serangan panas matahari bisa membuat seseorang dehidrasi dan bisa merusak ginjal.

  1.  Meningkatkan Kekebalan Tubuh
Kandungan vitamin C dan vitamin A yang berlimpah pada buah mangga, serta 25 jenis karotenoid yang bisa membuat sistem kekebalan tubuh tetap sehat dan kuat. 
Dengan mengonsumsi buah mangga, Anda bisa mencegah berbagai macam penyakit dan infeksi karena memiliki sistem kekebalan tubuh yang kuat. .

Itulah beberapa khasiat buah mangga untuk kesehatan tubuh. Jangan ragu lagi untuk mengonsumsi buah mangga. Jika bosan mengonsumsi buahnya, Anda bisa mengolahnya menjadi berbagai macam cemilan dan minuman seperti jus atau puding.

Senin, 25 November 2013

Report Text "A VOLCANO"

A VOLCANO


       A volcano is a mountain which is formed by the eruption of material from the earth’s interior through a central opening or groups of openings. Volcanoes can be divided into three categories based on volcano form and type of volcanic activity. They are Shield, Composite, and Explosion volcanoes.
       A shield volcano is built chiefly of layers of basalt ( a dark, heavy lava ). A few shield volcanoes are composed of andesite ( a related, less dense type of lava ).

       A composite volcano has more frequent and violent explosive eruptions than shield volcanoes do. Lava may be extruded from either crater or fissures on a volcano’s sides.

Jumat, 22 November 2013

Report Text "SPIDER"

SPIDERS


Uhmm...., do you know about Arachnids ? I mean, it is a spider.
Spiders are not insects. I mean spiders are Arachnids. Arachnids have four pair of legs but they only have two body parts. Insects have three pairs of legs and three body parts. Spiders have two to four pairs of eyes. They can see extremely well.
Uhm.......,Spiders eat small insects such as flies and mosquitoes, and sometimes bite people. When a spider bites an insect, it doesn’t kill the insect immediately. Instead, a special poison passes through its fang, and this poison paralyzes the body of the unlucky insects.

Most spiders make their own homes. They do this with a special substance produced by their bodies. In the corner of some rooms it is possible to find a spider’s web where the spider is waiting for its next dinner guest.

About Us

Tags