Pages

Jumat, 08 Februari 2013

KALIMAT FAKTA DAN OPINI



KALIMAT FAKTA DAN OPINI

KALIMAT FAKTA
Fakta adalah hal atau peristiwa yang benar-benar ada atau terjadi dan bisa dibuktikan kebenarannya. Informasi yang didengar dapat disebut fakta apabila informasi itu merupakan peristiwa yang berupa kenyataan yang benar-benar ada dan terjadi.
Berdasarkan Kamus Besar Bahasa Indonesia: fakta adalah hal (keadaan, peristiwa) yang merupakan kenyataan; sesuatu yang benar - benar ada atau terjadi.
Kalimat yang berisi ada pelaku, tempat kejadian, waktu, jumlah, bagaimana kejadian/peristiwa tersebut terjadi, atau ada rincian yang jelas, serta tidak bisa dibantah kebenarannya, maka kalimat tersebut berupa kalimat fakta.

Ø  JENIS-JENIS FAKTA:
1.   Fakta Umum: kebenaran yang berlaku sepanjang zaman dari dulu sampai sekarang.
Contoh: Matahari terbit di sebelah timur.
2.   Fakta Khusus: kebenaran yang berlaku dalam suatu periode tertentu.
Contoh: Pak Yayan makan bakso

Ø  CIRI-CIRI KLIMAT FAKTA
1.        Dapat dibuktikan kebenarannya.
2.        Memiliki data yang akurat misalnya tanggal, tempat ,waktu kejadian.
3.        Memiliki narasumber yang dapat dipercaya.
4.        Bersifat obyektif (apa adanya dan tidak dibuat-buat) yang dilengkapi dengan data berupa keterangan atau angka yang menggambarkan keadaan.
5.        Sudah dipastikan kebenaranya.
6.        Biasanya dapat menjawab pertanyaan: apa, siapa, di mana, kapan, berapa dengan jawaban yang pasti.
7.        Menunjukkan peristiwa telah terjadi.
8.        Kenyataan.
9.        Informasi dari kejadian yang sebenarnya.
10.    Kalimat fakta adalah kalimat yg mengedepankan fakta nyata dan hasil temuan, dan sering kali menggunakan kutipan dari berbagai sumber sebagai penguat argumen, misalnya "berdasarkan tulisan Leonardo Da Vinci...", "mengutip kata Shakespeare...", "menurut hasil survey yang dilakukan oleh BSI...", dll.
11.    Kalimat fakta itu kejadiannya sudah terjadi dan pasti dan biasanya disertai dengan waktu kejadian. misalnya seperti "kebakaran yang terjadi di tanah abang senin kemarin telah memakan 8 orang korban jiwa".

Ø  CONTOH:
1.   Pemprov Jateng mendapatkan proyek peningkatan jalan dari dana APBD sebesar Rp 20 miliar.
2.   Bank Dunia memberikan bantuan sebesar Rp 240 miliar untuk memperbaiki dan meningkatkan kualitas jalan di ruas Semarang Kota , jalan Kaligawe, dan lingkar Demak.
3.   Di Mega Kuningan Jakarta, pada tanggal 17 Juli 2009 kemarin terjadi ledakan bom di Hotel JW Marriot dan Ritz Carlton.
4.   KPK sedang menyelidiki kasus alih fungsi hutan menjadi kawasan perkotaan dan pelabuhan di dua provinsi.
5.   KPK melakukan investigasi terhadap beberapa proyek pembangunan di Indonesia.

KALIMAT OPINI
Opini merupakan suatu perkiraan, pikiran, atau anggapan tentang suatu hal. Opini adalah pendapat seseorang tentang sesuatu yang belum tentu kebenarannya. Informasi disebut opini karena informasi tersebut baru berupa pendapat, pikiran, pandangan, dan pendirian seseorang.
Berdasarkan Kamus Besar Bahasa Indonesia: opini adalah pendapat; pikiran; pendirian.
 Opini juga disebut pendapat. Opini merupakan persatuan (sintesis) pendapat-pendapat yang sedikit banyak didukung banyak orang baik setuju atau tidak setuju, ikatannya dalam bentuk perasaan/emosi, dapat berubah-ubah, dan timbul melalui diskusi sosial.

Ø  JENIS-JENIS KALIMAT OPINI
1.   Opini Perorangan
Contoh: Menurut para ahli, penduduk Indonesia pada tahun 2010 akan mencapai 300 juta.
2.   Opini Umum
Contoh: Menghisap rokok secara berlebihan akan merugikan diri sendiri.

Ø  CIRI-CIRI KALIMAT OPINI
1.       Tidak dapat dibuktikan kebenaranya.
2.     Bersifat subyektif dan dilengkapi uraian tentang pendapat, saran, atau ramalan tentang sebab dan akibat terjadinya peristiwa.
3.       Tidak terdapat narasumber/atas pemikiran sendiri.
4.       Tidak memiliki data yang akurat.
5.       Berisi tanggapan terhadap peristiwa yang terjadi, berisi jawaban atas pertanyaan: mengapa, bagaimana, atau lalau apa.
6.       Menunjukkan peristiwa yang belum atau akan tejadi pada masa yang akan datang (baru berupa rencana).
7.       Kalimat opini itu belum pasti kejadiannya.dan biasanya diawali dengan kata kata seperti "menurut saya", "sepertinya", "saya rasa".
8.       Pendapat atau argumen seseorang.
9.       Informasi yang belum dibuktikan kebenarannya.
10.    Biasanya menggunakan kata-kata: bisa jadi, menurut, sangat, tidak mungkin, sebaiknya, atau seharusnya.

Ø  CONTOH:
1.   Kerusakan infrastruktur, trutama jalan di jalur Pantura Jawa Tengah akan segera diperbaiki pada pertengahan Maret 2008.
2.   Menurut Endro Suyitno, kerusakan jalan itu bukan hanya akibat kelebihan beban kendaraan yang melintas, tetapi juga ditengarai akibat penurunan permukaan jalan.
3.   Menurut Bapak Susilo Bambang Yudhoyono, pemilu pemilihan presiden tahun ini diharapkan hanya “satu putaran saja”.
4.   Pembukaan kantor KPK di daerah akan memudahkan memonitor pergerakan kasus korupsi
5.   Menurut Prof. Dr. Furqon, Dekan FKIP UNS, pendidikan akan maju apabila budaya membaca sudah menjadi kebutuhan seluruh rakyat Indonesia.


PERBEDAAN FAKTA DAN OPINI
No.
Fakta
Opini
1
Isi sesuai dengan kenyataan
Isi dapat sesuai/ tidak sesuai dengan kenyataan
2
Mengandung kebenaran sesuai dengan kenyataan
Bisa benar/salah bergantung pada data pendukungnya
3
Pengungkapan cenderung deskriptif dan  apa adanya
Cenderung argumentatif dan persuasif
4
Menggunakan jenis penalaran induktif
Menggunakan jenis penalaran deduktif



CONTOH SOAL:
SOAL 1
(1)Udara di Bogor terasa dingin. (2) Kali ini dinginnya melebihi hari-hari sebelumnya. (3) Dinginnya suhu udara di Bogor mencapai 24ºC. (4) Data tingkat suhu udara ini, terdapat di papan informasi pengukur suhu di jalan-jalan besar di kota Bogor.
Dua kalimat pendapat pada teks tersebut ditandai dengan nomor ....
A.   (1) dan (2)
B.   (2) dan (3)
C.   (1) dan (3)
D.  (2) dan (4)

KUNCI JAWABAN : A
PEMBAHASAN :
Kalimat pendapat merupakan kalimat berisi pendapat dan bersifat subjektif yang memiliki lebih dari satu kemungkinan kebenaran sesuai data pada teks.
Kata kunci: … ”terasa” (kalimat 1) dan ”melebihi ... sebelumnya” (kalimat 2)



SOAL 2
(1)Pemkot Depok telah menertibkan 700 Pedagang Kaki Lima (PKL) yang menggelar dagangannya di pinggir jalan. (2) Hal ini dinilai sebagai penyebab kemacetan. (3) Di samping itu, keberadaan PKL juga dianggap menimbulkan kesan semrawut. (4) Penertiban yang berlangsung tanggal 26 Desember itu disambut dengan senang oleh para pengguna jalan.
Dua kalimat pendapat pada teks tersebut ditandai dengan nomor ....
A.   (1) dan (2)
B.   (1) dan (4)
C.   (2) dan (3)
D.  (3) dan (4)

KUNCI JAWABAN : B
PEMBAHASAN :
Pendapat=opini adalah pikiran atau anggapan seseorang terhadap sesuatu. Orang yang satu dengan yang lain dapat berbeda pendapat bergantung pada pandangan, pendirian, atau penilaiannya.
Pada paragraf tersebut terdapat opini atau pendapat, yaitu kalimat (2) Hal ini dinilai sebagai penyebab kemacetan. (3) Di samping itu, keberadaan PKL juga dianggap menimbulkan kesan semrawut.
Kata kuncinya: dinilai dan dianggap.

5 komentar:

  1. terimakasih posting-an nya membantu banget hehehehehe ;)

    BalasHapus
  2. fakta besifat objektif kya gmna gan ?

    BalasHapus
    Balasan
    1. fakta obyektif adlh fakta yg berpatokan pada peristiwa yang benar2 terjadi/nyata (faktual)

      Hapus
    2. kak contoh kalimat fakta berdasar narasumber yang dipercaya bagaimana apa (misal) "menurut shakespeare cinta sejati itu tidak ada di dunia ini."

      Hapus

About Us

Tags